Kamis, 08 November 2012

Ke Jakarta Naik Motor


Senin, 5 November 2012
Untuk pertama kalinya saya pergi ke Jakarta naik motor! Begini ceritanya,

THE JOURNEY
Jadi, saya mempunyai teman gereja yang mengambil jurusan psikologi di Universitas Khatolik Atma Jaya, bernama Sarah Rezivon Tinayo, biasa saya memanggilnya ‘Mba Ivone’. Awalnya dia meminta bantuan saya untuk menjadi subjek dalam tes psikologi dia. Setelah saya pikir-pikir tidak ada salahnya juga bilsa saya membantu Mba Ivone untuk menjadi subjek testnya. Lagi pula, pada tanggal test tersebut saya sedang libur.

Karena saya sudah menyanggupi permintaan Mba ivone maka kami sepakat untuk membicarakan bagaimana kami berangkat ke kampus Atma Jaya. Ada dua pilihan, naik bus atau naik motor. Setiap hari Mba Ivone mengendarai motor menuju kampusnya. Ini jauh lho, bayangkan rumah Mba Ivone berada di Tangerang dan kampusnya berada di daerah Semanggi, Jakarta Pusat. Mba ivon harus berangkat 2 jam sebelumnya dari jam kuliah, biar kedatangannya tidak mepet. Bila naik bus, ini akan memakan waktu yang lebih lama.  

Oke, kami sepakat untuk naik motor ke kampus Atma Jaya, agar menghemat waktu. Mengingat kami harus sampai jam 8 pagi, maka Mba Ivone mengusulkan untuk berangkat jam set engah enam pagi. Jadi, Mba Ivone terlebih dahulu menjemput ke rumah saya jam 5 kewat 15 menit, kebetulan rumah kami berdekatan. Setelah itu kami langsung berangkat menuju Jakarta.

Rute yang kami lewati adalah lewat jalur selatan *udah kaya mudik. Mulai dari Ciledug, Cipulir, Kebayoran, Senayan dan akhirnya Semanggi. Wow perjalanan yang cukup jauh. Perjalanan menuju kampus Atma Jaya, tidak berlancar karena walaupun kami sudah berangkat pagi tetap saja kami mengalami kemacetan. Memang sudah tidak dapat dipungkiri lagi kalo jalanan Indonesia itu pasti macet. Tidak mau berlama-lama mengantri dijalanan, Mba Ivone yang sudah berpengalaman dalam membawa motor, mengambil jalur kanan. Seharusnya kami tidak melakukan ini, dan harus berjalan di jalur kiri. Tetapi karena jalanan di daerah Ciledug macet, kami terpaksa mengambil jalur kanan jalan. Tidak hanya kami yang berlaku demikian. Banyak pengendara motor lain melakukan hal ini juga. *Ckckckckc.

Okey, setelah satu setengah jam perjalanan dari Tangerang menuju Jakarta, akhirnya kami sampai di Kampus Atma Jaya, Jakarta. Seturunnya dari motor, bokong saya langsung kesemutan karena kelamaan dan tidak biasa duduk lama-lama di motor *hahah norak.

KAMPUS DARI TAHUN 60-an
Atma Jaya, Jakarta kampus yang berdiri dari tahun 60-an. Tidak heran jika bangunannya masih tampak jadul. Saya banyak melihat poster mahasiswa Atma Jaya yang meninggal akibat demo besar-besaran pada tahun 1998. Poster tersebut ditempel, mungkin untuk mengenang jasa para mahasiswa yang meninggal pada demo tersebut.

THIS IS THE TEST
Test dimulai pukul 08.30. pada tahap awal, soal test masih sama seperti soal test saya sewaktu SMA permainan logika, kata-kata dan disuruh menggambar pohon dan orang. Test seperti ini masih ringan dan ya cukup menyenangkan. Tapi tidak ketika saya menghadapai test pauli!!!! Astaga ini apa? Baru pertama kali saya ngeliat kertas segitu gede dan isinya angka semua bolak balik. Disuruh itung penjumlahan dari angka pertama sama bawahnya. Sebenarnya ini cuma penjumlahan sederhana, tetapi mungkin karena udah males saya ngeliat angka sebegitu banyak, jadi saya sudah merasa pusing duluan -,-“


Diawal-awal mengerjakan, saya masih lancar dan tidak terhenti, tetapi setelah setengah perjalanan, tangan mulai pegal, otak pusing, mata pusing ngeliat angka banyak. Sampai-sampai mikir 4+2 aja jadi lama. Hahaha. Katanya sih, test pauli itu untuk ngetest kemampuan kita dalam mengerjakan sesuatu itu konstan apa engga. Jadi, kan suka ada orang yang bila mengerjakan sesuatu itu awalnya doang yang semangat, tapi kesananya jadi males-malesan. Saya mengerjakan test pauli tidak sampai satu lembar. Hahha, emang dari sananya sudah males. Tapi ada orang yang sekelas dengan saya, mengerjalan test pauli sampai minta 1 lembar test pauli lagi. AMAZING!! Niat sekali orang itu! Hahaha, apa dia ngisinya ngasal ya? *eh.

A LITTLE BIT OF REFRESHING
Huftt akhirnya selesai juga test psikologi ini pada pukul 14.00. perut sudah lapar sekali, untungnya dapat konsumsi. Habis makan, Mba Ivone ngajak saya ke Plaza Semanggi, untuk jalan-jalan dan sekalian Mba Ivone cari makan.

Oke setelah kenyang dan puas jalan-jalan, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Tangerang. Waktu saat itu menunjukkan pukul 16.00 waktu yang pas untuk pulang, karena jam segini jalanan masih belum macet dipenuhi oleh orang yang pulang kantor

Oke, thank you Mba Ivone atas ajakannya untuk jadi subjek. Dengan begitu saya jadi punya pengalaman jalan-jalan ke Jakarta naik motor, hahaha :p




Tidak ada komentar:

Posting Komentar