Tampilkan postingan dengan label liburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liburan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Mei 2012

I Come Back to Bali


29 April 2012 I come back to Bali! Setelah tahun kemarin gue pergi ke Bali karena ada tour dari sekolah. Kali ini gue pergi only with my family.

Oke kayanya cerita gue selama di Bali bakal gue bagi dalam 3 hari perjalanan. Secara gue disana nginep selama 4 hari 3 malam. Jadi gue berangkat tgl 29 April melalui jalan udara. Kami menaiki pesawat Garuda city link. Perjalanan dari Tangerang menuju Bali memakan waktu sekitar satu setengah jam. Oh iya ini ketiga kalinya gue naik pesawat, terakhir naik pesawat itu kelas 3 atau 4 sd ke Semarang, hehehe. Kali ini gue lebih ngerti gimana urutan kita sebelum masuk ke dalam pesawat, lhoo* bangga hahha.  Kalo dulu masih kecil kan, bisanya Cuma ngintilin orang tua aja, hehehe.

Landing on Bandara Ngurah Rai, Bali
Sesampainya di Bandara Ngurah Rai Bali *pukul sebelasan waktu Bali, kalo ga salah :p*, yang gue rasain adalah laperrr!!! Secara kita harus berangkat dari rumah jam enam pagi ke Bandara Soekarno Hatta. Sarapan juga cuma teh manis hangat, gimana ga mau laper coba?? *emang salah gue, kenapa ga coba bangun pagi dan sarapan dulu :”)*

Lanjutt.. setelah keluar dari pintu kedatangan domestic kami disambut oleh pak Made, supir sekaligus tour guide kami selama di Bali. Berhubung keluarga gue belom sarapan maka wisata yang pertama kali kami kunjungi adalah McD di Bandara Ngurah Rai, hahaha.

Perut sudah kenyang, kami melanjutkan perjalanan, check in ke Hotel. Kami menginap di JOCS Hotel legian-kuta. Hotel kami lumayan dekat dengan kuta, mau ke kuta? Tinggal jalan sedikit sambil menikmati suasana Bali dengan teriknya matahari disana  dan 10 menit kemudian sampailah di Kuta *sadap, hhahah*

The first day we go to the Bedugul


Bedugul ini layaknya puncak kalo di Jakarta. Udaranya dingin beda banget sama di Kuta yang panas nas nas nas bangettt, kerasa banget deh tu matahari di kulit *got tanned. Perjalanan dari Kuta ke daerah Bedugul kurang lebih satu setengah jam.

Di daerah Bedugul banyak banget tempat wisata yang bisa kita datengin. Misalanya kalo saya nih, ya pergi ke Taman Ayun temple, Kebun Raya Ekakarya dan Ulun Danu temple.

Taman Ayu Temple
Taman Ayu temple isinya tuh ada pura-pura yang dijaga kebersihannnya, disini kita enggak bisa masuk ke dalam pura, kita hanya bisa melihat dari luar pura yang di kelilingi oleh batu yang rendah kira kira setengah dada, agar kita bisa melihat ke dalamnya. Masyarakat sekitar menggunakan pura ini untuk upacara keagamaan Hindu.

FYI: Bali memiliki banyak pura. Karena mayoritas agama di Bali adalah Hindu. Agama ini mewajibkansetiap keluarga harus mempunyai pura. Biasanya kalo pura keluarga itu ada di tepi jalan-jalan di Bali, dan bentuknya kecil. Jadi setiap pagi sebelum beraktifitas mereka akan terlebih dulu melakukan ritual di pura mereka. Sedangkan pura pura besar yang biasanya jadi tempat wisata itu disebutnya bisa sebagai pura desa atau kota. Yang saya salut dari masyarakat Bali adalah mereka tekun dalam memberi persembahan kepada dewa mereka melalui sesajen yang mereka taruh di pura mereka. Enggak heran karena keagamaan di Bali yang kental banget, rasa aman tentran dan damai bisa kita rasakan sekali di Bali, masyarakatnya amat ramah dan baik.

Kebun Raya Ekakarya
dinginnnn, brrrr
Setelah puas melihat pura kami melanjutkan perjalanan ke Kebun Raya Ekakarya, ini mirip-mirip kaya kebun raya Bogor, banyak pohon dan tanaman, kebun ini juga mirip-mirip kayak taman bunga di Puncak, hhe. Soalnya udaranya yang sejuk, dingin, dan bikin brrrrrr, hahhaa. Bunga-bunganya juga TOP BANGET.  What a beautiful place J *foto-foto






Ulun DanuTemple
berasa pengen berenang ke pura
ditengah danau 

Next stop is Ulun Danu Temple. Yap! Pura disini udah terkenal banget, dan so pasti banyak wisatawan asing yang berkunjung. Di sini kita bakal ngeliat pura yang berada di tengah danau, dengan diselimuti hawa pegunungan yang sejukk dan segar bangettt *amazing.

FYI: karena daerah Bedugul yang sejuk dan lembab. Jangan lupa bawa paying kalau kalian mengunjungi daerah ini, karena bakal sering Hujan. Waktu gue kesini pun selama perjalanan turun hujan deras, sampai-sampai ada pohon tumbang ke jalan yang akan kita lewati. Sesampainya di tempat wisata juga masih ujan gerimis. Dan waktu itu Pak Made lupa membawa payung, hmmmm. Jadi keburu-buru deh, liat liat puranya gara-gara takut hujan deras.
Setelah puas seharian melihat-lihat tempat wisata di daerah Bedugul maka kami turun ke daerah Tanah Lot. Ya, waktu sudah sore tapi kami memutuskan hari itu untuk ke Tanah Lot.





Tanah Lot
foto hari ketiga di Tanah Lot

Sampai di Tanah Lot, udah gelap banget hahah, salah rencana nih. sangat tidak direkomendasikan ke Tanah Lot bila cuaca sudah gelap. Karena kalo begini, cuaca yang gelap enggak mendukung banget buat foto-foto, enggak dapet pemandangannya. Tapi disini saya sempat berkunjung ke holly snake. Kirain ulernya segede apa gitu ya, taunya ularnya kecil banget, ada 2 ekor waktu saya kesana. Kata si penjaga ulernya sih kita bisa ngelus-ngelus ularnya sambil memanjatkan doa.  Yah, saya iseng-iseng aja ikut memohon yang terbaik buat saya, hehehe.

Waktu udah malem, saatnya pulang ke Hotell!!!.. tapi sebelum itu, kami mampir makan ke ayam Betutu. Katanya sih ini makanan khas dari Bali. The taste is Good (y) tapi sambelnya pedesnya nuampollll!!! *lap keringet. Selesai makan, we back to our hotel. So tired, but satisfy, hehehehe. 

Day Two: Kuta Beach, Mangrove Forest, Dreamland Beach


 In the morning we go to the Kuta Beach!!! Yeahh!! Panassss L hahahaha. Masih sepiii, lest take photo, grab your cam! Pasir putih, debur ombak, dan terik matahari what a package of Kuta! Ahahha. Disini saya melihat bule bule yang pada berjemur, berharap kulit mereka bertambah coklat seperti kulit saya, dan saya berharap kulit saya seperti bule-bule sebelum dateng ke Bali *NGAREP! Haha.  

Berjalan di tepi pantai seringkali membuat saya ditawarin berbagai service yang disediakan oleh pedagang-pedagang di Kuta, dari “coba belajar surfing de?”. “ga bisa mas” atau “sewa payungnya de, tempat duduk?” “engga mas, saya mau menikmati duduk di pasir aja” samapi jasa kutex, tattoo dan massage, alias pijet. Dari sekian banyak yang nawarin jasa di Kuta, yang menarik saya hanyalah bikin kutex dan tattoo ahaahah B)


FYI: tawarlah harga jasa di Kuta dengan semurah-murahnya, dan jangan terlihat kita sangat menginginkan jasa tersebut *muna sedikit lah, hahah.
Disekitar Kuta banyak yang menawarkan rental motor. Dengan harga sekitar 70rb per hari. Bagi wisatawan asing dilarang mengendarakan motor dengan dada telanjang bagi pria, dan mengenakan bikini bagi wanita. Bila terlihat oleh aparat maka akan di kenakan sanksi, kata pak Made sih gitu, tapi in fact saya masih melihat bule cowo yang telanjang dada mengendarai motor dengan santainya.

Mangrove forest
Puas di Kuta, kami melanjutkan perjalanan ke Mangrove Forest. Ini merupakan tempat pelestarian tumbuhan mangrove yang berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem pantai. Disini lumayan adem, karena banyak pohon mangrove yang rimbun. Disini kita akan melewati jembatan setapak yang panjanggggggg banget, sampe cape gue jalannya sumpah! FYI: tidak usah mengelilingi hutan ini terlalu jauh kalau memang enggak kuat jalan. Tapi bagi saya waktu itu rasa penasaran membuat saya terus semangat berjalan di atas jembatan dengan dikelilingi tumbuhan mangrove yang rimbun. Tetapi yang bikin males balik lagi ke awal adalah bila sudah sampai di pelabuhan yang anginnya asoy banget, ditambah kaki yang pegel berasa ga mau beranjak dari saung di pelabuhan. But life must go on, we back again ! wow *butuh tukang pijet di Kuta.


Dreamland Beach

Next stop is Dreamland Beach. Kami sampai di dreamland pukul 4 sore dan itu panasnya masih sangat sangat sangat panass, astaga Bali, hhaha. Kami berencana melihat sunset di dreamland. Menurut saya pantai Dreamland itu lebih sangat sangat bagus dari pada Kuta. Disini ombaknya gede-gede banget! Enak banget  buat berenang! Pasirnya putih, airnya biru bangett, dan ada tebing tebing yang bagus banget buat spot foto-foto. Enggak salah pantai dreamland sempat menjadi tempat syutingnya Julia Robert dalam film eat,love and pray J

The last day in Bali: tanah Lot, Alas Kedaton, Jimbaran


Pada pagi hari tak lupa kami jalan-jalan disekitar kawasan Hotel, kami mengunjungi monument nama-nama korban pada bom Bali satu
monument nama korban Bom Bali satu

Karena kemaren kita ke Tanah Lot nya sore maka kita berencana kembali untuk ke Tanah lot pada waktu siang hari. Kunjungan saya yang kedua ke Tanah Lot sangat memuaskan karena masih siang jadi suasana pemandangannya pun dapet bangett. Saya juga sempat meminum “air suci” terus dikasih daun kamboja warna kuning dan dijidat saya dikasih beras, gatau deh itu gunanya buat apa. Tapi percaya ga percaya air suci yang ada di Tanah Lot katanya mempunyai khasiat.
                                    

Alas Kedaton
the King of the Monkeys

Ahahah ini merupakan tempat yang paling seru yang pernah saya kunjungi di Bali, Alas Kedaton, pura ditengah hutan yang dihuni ratusan monyet. Ahahaha, ketemu deh sama sodara :p. begitu parkir saya sudah melihat monyet dipohon yang berada di depan mobil kami. Untuk masuk ke kawasan alas kedaton kami dipandu oleh pemamdu wisata yang adalah empunya toko-toko yang berada di sekitar pintu masuk Alas Kedaton. Jadi mereka-merekalah yang merawat monyet-monyet ini.
Sebelum masuk lebih dalam untuk bertemu dengan para monkeys ini, kami terlebih dahulu membeli kacang, untuk kami berikan ke monyet-monyet disini. Satu bungkus kacang harganya seribu *cukup murah. Di alas kedaton tidak hanya ada monyet saja, tetapi juga ada kelelawar dan ular yang dipelihara disana. Mereka semua sudah jinak karena sudah terbiasa hidup dengan manusia. Kita bisa foto dengan memegang kelelawar dan ular, tetapi harus membayar 10.000. yang anehnya kelelawar disini tuh enggak bau sangit, beda sama kelelawar yang berada di pulau penyu. Kelelawar di Alas Kedaton sangat dijaga kebersihannya, katanya mereka-mereka itu rajin dimandikan secara berkala oleh warga di Alas Kedaton. Asal lu tau guys, kelelawar disini tuh, diberi minumnya fruit tea, *sett gaya banget kelelawar minumnya fruit tea, gue aja jarang-jarang hahaha.

Lanjut masuk kedalam semakin banyak monyet berkumpul. Waktunya ngasih makan kacang hahaha. Wuoww sempet ngeri juga karena monyet monyet ini begitu liat kacang pasti langsung agresif. Kata pemandunya yang penting kita jangan megang dia, kalo ga mau digigit. Dan jangan mengepal tangan, karena disangka monyet kita nyembuyiin kacang dari dia. Kalo udah gitu, bisa-bisa monyetnya naik ke bahu kita buat nyari kacang yang disangka dia ada pada kita.

Jimbaran
so romantic


Untuk menutup hari terakhir kami di Bali, kami merencanakan untuk makan malam di Jimbaran. Yuhuuu!!! Asoy J jimbaran tempat restoran seafood yang menyediakan pemandangan pinggir pantai yang romantic bangett. Makanan disini enakkk, gatau ya yang gue rasain sih beda aja sama seafood si Tangerang hahah, apa cuma sugesti gue aja, karena gue lagi di Bali? hhaha. Tapi beneran enak, yang biasanya gue makannya dikit disana gue makan banyak banget hahaha. Udang bakar, kakap asam manis, kakap bakar, es kelapa aaaahhhh I want come back again to Jimbaran!!! Hahhaha.

Keesokan paginya kami berangkat pukul 11 ke bandara Ngurah Rai untuk kembali pulang ke Tangerang. What a beautiful vacation with my family, thanks Bali youre so gorgeous !

FYI: nama yang sering digunakan di Bali adalah wayan/putu berarti anak pertama, Made anak kedua, Nyoman anak ketiga, dan Ketut anak keempat. Anak kelima? Balik lagi ke urutan pertama, wayan, made, nyoman dan ketut ahahahaha.

Cemilan yang paling sering gue beli di Bali adalah Jagung bakar, dimana-mana pasti ada yang jual jagung bakar deh, hahaha. Untuk wisatawan domestic dibandrol harga dari 5000-10.000 satunya. Untuk wisatawan asing 20.000 satu jagung.

Untuk oleh-oleh krisna bali udh paling TOP banget deh.

got tanned like Rihana :p
Jangan lupa kalo ke bali pake sunblock kalo ga mau kulit kamu berubah jadi tanned kaya kulitnya rihana ahahhah.

Selasa, 13 Desember 2011

kalo Liburan di Rumah aja...


Halo semua, apa kabar? Sekarang saya lagi liburan nih, lebih tepatnya sih, meliburkan diri, hhe. Di sekolah udah enggak ada kegitan belajar lagi karena ujian semester udah selesai. Kegiatan yang ada di sekolah  cuma ada class meeting, males kalo masuk, saya enggak ikutan lomba juga. Nonton temen yang tanding? Temen deket saya enggak ada yang ikutan tangding juga. Ya, udah dirumah aja.

Okeh, karena saya udah memutuskan untuk enggak masuk sekolah, berarti kegiatan saya hanya berkutat di rumah aja, yaitu  bangun agak siangan, sarapan, terus bingung mau ngapain. Ini nih, malesnya kalo lagi libur terus enggak pergi kemana-mana. Kegiatan saya paling hanya dikasur, buka notebook, liat TL twitter dan facebook.ckckck beneran deh, enggak bermanfaat banget ngelakuin hal kayak gini.  
Yang baikknya sih, waktu luang yang kita punya, misalnya kalo lagi libur gini dipake buat ngelakuin sesuatu hal yang positif, seperti;

Nonton DVD
Hal ini emang paling asik dilakuin. Cuma pas liburan doang saya bisa tenang untuk menonton DVD, soalnya kalo hari sekolah bakal disibukkin sama tugas sekolah. Dengan nonton DVD selain dapet hiburan, kita juga jadi nambah wawasan lah, sama film apa yang kita tonton tersebut.

Baca Buku
Beneran deh, kalo udah bingung mau ngapain dan enggak ada ide sama sekali untuk melakukan sesuatu hal, mendingan kita baca buku aja. Hal yang saya rasakan kalau lagi bosan dan enggak tau apa harus saya lakukan biasanya saya singkirkan rasa bosan itu dengan membaca buku, entah itu komik atau novel, yang penting baca deh. Soalnya dengan membaca maka wawasan pengetahuan kita bisa bertambah, asik banget kan. Dengan membaca pikiran kita juga jadi gak kosong, kita jadi bisa membayangkan sendiri alias berimajinasi dengan bersumber dari buku yang kita baca tersebut.

Increase your skill
Kalo “mood” kita lagi bagus, kita bisa gunakan waktu liburan yang ada untuk melatih kemampuan kita dibidang  music atau art. Biasanya saya kalo mau melakukan hal ini perlu ada “mood” yang bagus dulu biar hasilnya juga bisa maksimal. Lumayan kan, buat nambah kemampuan kita. Hal ini  bikin kebanggaan pada diri kita sendiri juga lho..

That’s all of what can we do on holiday, if we don’t go anywhere. I hope I can inspired for your holiday.

Trims J

Rabu, 16 Desember 2009

mau libur enaknya kemana ya??

Mau libur, enaknya ngapain ya??

Ulangan semester sudah selesai, waahh lega banget, seminggu penuh kepala gw sudah penuh dengan berbagai mata pelajaran yang di ulangkan*stress*. Dalam pikiran gw setelah selesai ulangan hari terakhir adalah “hal apa yang akan gw lakukan bila libur tiba.” Tetapi dengan berjalannya waktu yang saya rasa lama sekali bila saya menanti-nanti hari libur itu, yang masih ada hampir 2 minggu.Aah bosan...

Setelah selesai ulangan semester biasanya murid-murid di sekolah saya masih harus masuk untuk melihat apakah masih ada nilai yang kurang atau perbaikan nilai (remidial). Dan bagi saya yang merupakan siswa yang cukup pintar saya rasa, saya tidak akan mengalami hal tersebut*hhha narsis* dan itu artinya saya masih harus tetep masuk sekolah tetapi saya hanya nganggur saja, bete ! percuma saja saya bangun pagi-pagi jam 5.30, tetapi di sekolah enggak ngapa-ngapain.. huff.. Yahhh mau gimana lagi gw ga bisa berbuat apa-apa.

Dengan sudah selesainya ulanagn semester, pekerjaan rumah pun menjadi jarang, bahkan tidak ada. Gw mersa senang dengan hal tersebut tetapi kalau berjalan lama, lama-lama gw juga ngersa bosan, karena bingung mau ngapain. Oke, waktu luang yang banyak ini gw manfaatin buat melatih permainan piano gw. Kalau hari biasa, gw enggak bisa main piano dengan leluasa, karena banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan dan saya juga harus istirahat*tidur siang*. Tetapi sekarang banyak waktu yang bisa saya pakai buat melatih permainan piano gw. Hhhha 

Hari libur itu enaknya kumpul bareng saudara-saudara, ketawa-ketawa, dan pergi ke suatu tempat. Ke Ciater aja ahh. *semoga jadi*