Tampilkan postingan dengan label events in my life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label events in my life. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Agustus 2013

Beli Pecel Lele, Kembalian Kurang 50rb, Damn!

Dibalik kejadian yang sangat "careless" ini, terdpat pelajaran yang  sangat "precious"

----------------------------------------------------------------------------------

Malam itu saya merasakan perut saya yang sudah mulai lapar. Memang waktu sudah menunjukkan pukul delapan lewat sepuluh menit, saatnya untuk makan malam. Berulang-kali perut saya bunyi, seakan cacing-cacing dalam perut saya sudah tak kuat menahan lapar. Walaupun begitu, tetapi saya tak bergegas untuk makan, melihat menu makanan yang tersedia di meja makan hanya ada bandeng sisa sarapan dan makan siang saya. Lapar saya seakan tertahan lagi, dengan saya yang tidak berselera makan, memakan menu makanan yang sama dalam sehari.

Berpikir akan makan apakah saya mala ini? tiba-tiba saya terpikir kalau saya ingin makan pecel lele, ya memang sudah dari kemarin saya ingin makan pecel lele “kremes” yang dijual di komplek sebelah.
Saya pun meminta uang kepada mama saya untuk membeli pecel lele. Dia memberikan saya 100 ribu rupiah.

Saya pun bergegas pergi membeli lele menggunakan motor. Sampai tiba saatnya saya membayar makanan yang sudah saya beli, dan tanpa sadar setelah sampai di rumah uang kembalian lele itu kurang 50 rb!!! *bro lima puluh ribu bro! mending gitu ya, kalau kurangnya seribu, dua ribu, ini gocap! Matilah gue.

“Loh dan, kembaliannya kok cuma segini? Uangnya, kan 100rb tadi” tanya mama kepadaku.

Oke saya pun tersadar, sepertinya tadi saya kurang teliti dalam menghitung uang kembalian. Saya terlalu menganggap remeh bahwa uangnya benar, dan langsung saja pulang tanpa mengecek uang kembalian dengan teliti. *sudah saking laparnya, sepertinya …

Mama pun langsung bermuka suram kesal kepada saya yang tidak teliti, begitupun dengan ayah yang mendengar percakapan kami. Ayah pun menasihati saya, untuk lebih teliti lagi dalam melakukan sesuatu. Dia pun, bilang “makanya jangan ngeremehin tindakan orang tua”. Ya, memang saya sering meremehkan apa yang dicontohkan ayah kepada saya. Kerap kali saya menganggap tindakan yang ayah lakukan itu LEBAY. Seperti ketika sedang mengisi bensin, dan ayah saya selalu bersuara keras dengan muka yang gak, nyantai kepada petugas pom bensin ketika menyebutkan nominal uang untuk membeli bensin tersebut.

Saya yang melihat ayah begitu, malah meledek “biasa kali, yah ngomongnya” padahal ayah melakukan hal tersebut karena kerap kali, orang ketika ngomong itu bersuara pelan dan tidak jelas, ditambah petugas pom bensin yang pasti akan menanyakan kembali “hah? Ngisi berapa pak?” “SERATUS RIBU RUPIAH” sahut ayah saya dengan intonasi yang super duper jelas dan gerak mulut yang lebar. Hmmmm…

Apapun yang terjadi memang perkataan orang tua itu baik untuk anaknya. Tidak ada orang tua yang ingin menjerumuskan anaknya. Semua yang dilakukan orang tua semata-mata hanya untuk kebaikan anaknya. Hanya umur dan perbedaan jaman  saja yang kerap kali membuat kita tidak sepikir dengan pikiran orangtua. Tetapi pada intinya tidak akan ada ruginya juga kalau kita mematuhi nasihat mereka. Ingatlah dibalik semua hal yang tidak menyenangkan yang terjadi di hidup kita, semua itu mempunyai nilai pelajaran yang sangat berharga bagi kehidupan kita selanjutnya. Kita tentu lebih pintar dari keledai bukan, yang tidak akan jatuh ke lubang yang sama…


Every single things is precious. 

Kamis, 08 November 2012

Ke Jakarta Naik Motor


Senin, 5 November 2012
Untuk pertama kalinya saya pergi ke Jakarta naik motor! Begini ceritanya,

THE JOURNEY
Jadi, saya mempunyai teman gereja yang mengambil jurusan psikologi di Universitas Khatolik Atma Jaya, bernama Sarah Rezivon Tinayo, biasa saya memanggilnya ‘Mba Ivone’. Awalnya dia meminta bantuan saya untuk menjadi subjek dalam tes psikologi dia. Setelah saya pikir-pikir tidak ada salahnya juga bilsa saya membantu Mba Ivone untuk menjadi subjek testnya. Lagi pula, pada tanggal test tersebut saya sedang libur.

Karena saya sudah menyanggupi permintaan Mba ivone maka kami sepakat untuk membicarakan bagaimana kami berangkat ke kampus Atma Jaya. Ada dua pilihan, naik bus atau naik motor. Setiap hari Mba Ivone mengendarai motor menuju kampusnya. Ini jauh lho, bayangkan rumah Mba Ivone berada di Tangerang dan kampusnya berada di daerah Semanggi, Jakarta Pusat. Mba ivon harus berangkat 2 jam sebelumnya dari jam kuliah, biar kedatangannya tidak mepet. Bila naik bus, ini akan memakan waktu yang lebih lama.  

Oke, kami sepakat untuk naik motor ke kampus Atma Jaya, agar menghemat waktu. Mengingat kami harus sampai jam 8 pagi, maka Mba Ivone mengusulkan untuk berangkat jam set engah enam pagi. Jadi, Mba Ivone terlebih dahulu menjemput ke rumah saya jam 5 kewat 15 menit, kebetulan rumah kami berdekatan. Setelah itu kami langsung berangkat menuju Jakarta.

Rute yang kami lewati adalah lewat jalur selatan *udah kaya mudik. Mulai dari Ciledug, Cipulir, Kebayoran, Senayan dan akhirnya Semanggi. Wow perjalanan yang cukup jauh. Perjalanan menuju kampus Atma Jaya, tidak berlancar karena walaupun kami sudah berangkat pagi tetap saja kami mengalami kemacetan. Memang sudah tidak dapat dipungkiri lagi kalo jalanan Indonesia itu pasti macet. Tidak mau berlama-lama mengantri dijalanan, Mba Ivone yang sudah berpengalaman dalam membawa motor, mengambil jalur kanan. Seharusnya kami tidak melakukan ini, dan harus berjalan di jalur kiri. Tetapi karena jalanan di daerah Ciledug macet, kami terpaksa mengambil jalur kanan jalan. Tidak hanya kami yang berlaku demikian. Banyak pengendara motor lain melakukan hal ini juga. *Ckckckckc.

Okey, setelah satu setengah jam perjalanan dari Tangerang menuju Jakarta, akhirnya kami sampai di Kampus Atma Jaya, Jakarta. Seturunnya dari motor, bokong saya langsung kesemutan karena kelamaan dan tidak biasa duduk lama-lama di motor *hahah norak.

KAMPUS DARI TAHUN 60-an
Atma Jaya, Jakarta kampus yang berdiri dari tahun 60-an. Tidak heran jika bangunannya masih tampak jadul. Saya banyak melihat poster mahasiswa Atma Jaya yang meninggal akibat demo besar-besaran pada tahun 1998. Poster tersebut ditempel, mungkin untuk mengenang jasa para mahasiswa yang meninggal pada demo tersebut.

THIS IS THE TEST
Test dimulai pukul 08.30. pada tahap awal, soal test masih sama seperti soal test saya sewaktu SMA permainan logika, kata-kata dan disuruh menggambar pohon dan orang. Test seperti ini masih ringan dan ya cukup menyenangkan. Tapi tidak ketika saya menghadapai test pauli!!!! Astaga ini apa? Baru pertama kali saya ngeliat kertas segitu gede dan isinya angka semua bolak balik. Disuruh itung penjumlahan dari angka pertama sama bawahnya. Sebenarnya ini cuma penjumlahan sederhana, tetapi mungkin karena udah males saya ngeliat angka sebegitu banyak, jadi saya sudah merasa pusing duluan -,-“


Diawal-awal mengerjakan, saya masih lancar dan tidak terhenti, tetapi setelah setengah perjalanan, tangan mulai pegal, otak pusing, mata pusing ngeliat angka banyak. Sampai-sampai mikir 4+2 aja jadi lama. Hahaha. Katanya sih, test pauli itu untuk ngetest kemampuan kita dalam mengerjakan sesuatu itu konstan apa engga. Jadi, kan suka ada orang yang bila mengerjakan sesuatu itu awalnya doang yang semangat, tapi kesananya jadi males-malesan. Saya mengerjakan test pauli tidak sampai satu lembar. Hahha, emang dari sananya sudah males. Tapi ada orang yang sekelas dengan saya, mengerjalan test pauli sampai minta 1 lembar test pauli lagi. AMAZING!! Niat sekali orang itu! Hahaha, apa dia ngisinya ngasal ya? *eh.

A LITTLE BIT OF REFRESHING
Huftt akhirnya selesai juga test psikologi ini pada pukul 14.00. perut sudah lapar sekali, untungnya dapat konsumsi. Habis makan, Mba Ivone ngajak saya ke Plaza Semanggi, untuk jalan-jalan dan sekalian Mba Ivone cari makan.

Oke setelah kenyang dan puas jalan-jalan, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Tangerang. Waktu saat itu menunjukkan pukul 16.00 waktu yang pas untuk pulang, karena jam segini jalanan masih belum macet dipenuhi oleh orang yang pulang kantor

Oke, thank you Mba Ivone atas ajakannya untuk jadi subjek. Dengan begitu saya jadi punya pengalaman jalan-jalan ke Jakarta naik motor, hahaha :p




Rabu, 07 November 2012

Purpose Driven Life


Purpose driven live buku karangan seorang pendeta bernama Rick Warren. Buku ini berisikan tentang, tujuan manusia hidup di dunia. Banyak dari kita yang mempertanyakan, untuk apa sih, kita diciptakan? Apa tujuan Tuhan dalam hidup kita?

Komisi Pemuda Remaja 2012 GKJ Tangerang mengadakan bedah buku PDL untuk kedua kalinya. Setelah sebelumnya kami pernah membahas buku ini, tetapi belum tuntas. Setelah komisi pemuda remaja 2012 membuat program kerja baru untuk tahun 2012, kami merencanakan untuk  melanjutkan membahas buku PDL ini tetapi dari awal lagi.

Sabtu, 3 November 2012 menjadi hari perjumapaan awal kami membahas buku PDL. Pada pembahasan kali ini, Mba Devina yang menjadi pembicara kami. Mengawali sesi penjelasan, Mba Devina sudah memberikan kami print out rangkuman PDL chapter yang pertama, yaitu “Semuanya Diawali dengan Allah”.

Mba Devina menjelakan, kalau seringkali kita memanfaatkan Tuhan untuk membantu kita mencapai tujuan kita sendiri, padahal tujuan sebenarnya kita hidup di dunia ini adalah untuk memenuhi tujuan Tuhan, bukan tujuan kita.

Diakhir penjelasan Mba Devina, ia memberikan kami buku kecil untuk menuliskan pesan apa yang didapatkan pada penjelasan chapter pertama PDL. Ia memberikan buku kecil dan menyruh untuk menuliskan pesan, agar kita tidak lupa dengan penjelasan Mba Devina tadi.

Perjalanan kami masih jauh, untuk menyelesaikan buku ini. Masih ada 39 hari, lagi. Semangat kawan-kawan dalam mencari jawaban atas tujuan kita hidup di dunia untuk Allah. 

Character Building 2012 UMN!


Mahasiswa UMN angkatan 2012 mengikuti seminar “Character Building” yang menjadi seminar wajib bagi mahasiswa barunya. Seminar ini dilakukan dalam beberapa bulan. Setiap kelas mendapatkan giliran masing-masing untuk mengikuti seminar ini. Kelas G1 mendapat giliran pada Sabtu (20/10) di ruang B301 pukul 09.00. Kelas ini dipandu oleh Pak Irfas pada sesi pertama dan Ibu Sandra pada sesi kedua.

Dalam sesi pertama yang berjudul carring diawali dengan games terbelih dahulu yang dipandu oleh Pak Irfas. Game yang kita lakukan adalah meniru gerakan bebek dengan diingiringi lagu anak-anak. Pada awal games, setiap mahasiswa diminta untuk menirukan gaya bebek, dan pada gerakan berikutnya, kita diminta untuk mencari pasangan menari, sampai akhirnya terbentuk kelompok dari beberapa pasangan. Banyak mahasiswa yang tertawa pada games ini. Tujuan dari games ini adalah  untuk mencairkan suasana sebelum memasuki sesi yang sebenarnya, sehingga mahasiswa merasa rilex dan tidak bosan.

Setelah puas bermain mahasiswa diminta untuk duduk berkelompok dan mendengarkan penjelasan Pak Irfas mengenai “apa itu carring?” carring adalah sikap peduli terhadap diri sendiri, orang lain dan masyarakat sebagai wujud tanggung jawab terhadap Tuhan. Dimana pada kesempatan ini Pak Irfas juga memberikan contoh konkrit yang dapat mahasiswa lakukan agar menjadi pribadi yang carring, misalnya; bersikap ramah terhadap siapa pun, menyapa teman, dosen atau karyawan staff UMN, menjaga kebersihan lingkungan, menegur teman bila berbuat salah dan masih banyak lagi hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menunjukkan rasa kepedulian kita tehadap sesama.

Yang menarik dalam seminar ini adalah pembicara tidak hanya menjelaskan teori-teori dengan cara presentasi, tetapi juga menggunakan media lain seperti video clip yang isinya dapat dididkusikan dan direfleksikan oleh mahasiswa. Selain itu, games-games kelompok yang menuntut mahasiswa untuk aktif bermain juga menambah nilai plus dari seminar ini.

Sebelum menlanjutkan ke sesi kedua, para mahasiswa mendapatkan makan siang dan beristirahat selama satu jam.

Pukul 13.30 sesi kedua dimulai. Ibu Sandra lah yang membawakan sesi ke dua dengan judul competent. “ada yang tau competent itu apa? Yang jawab pertanyaan saya nanti saya kasih sticker” kata bu Sandra mengawali sesinya. Mahasiswapun banyak yang berusaha menjawab agar mendapatkan stiker. Dimana mahasiswa yang mendapat stiker paling banyak, akan mendapatkan hadiah di akhir seminar ini.

Mahasiswa yang berkompeten adalah mahasiswa yang dapat bekerja dengan professional, belajar dengan cerdas, dan mempunyai etika.

Dalam seminar sesi kedua, Ibu Sandra membagikan pengalaman dia, waktu berkuliah. Ibu Sandra bercerita, pada saat kuliah dulu, ia pernah menunda untuk membuat skripsi, yang akhirnya ia harus membayar sendiri uang kuliahnya. Dari pengalaman Ibu Sandram, mahasiswa menjadi sadar kalau jangan sekali-kali kita menunda pekerjaan, kalau tidak mau mendapat persoalan yang lebih rumit.

Character Building 2012 UMN. Seminar yang membuka pengetahuan mahasiswa, akan bersikap professional. 

Kamis, 23 Agustus 2012

Random Night ~~


lagi-lagi liat folder “blog” gue, eh ternyata ada curhatan gue pas menjelang hari UAN hahaha. kenapa belom diposting ya? baru sekarang dipostingnya. monggo dibaca :D
night everybody? what are you doin?
wednesday, April 11 on 11:38 
H-5 sebelum UAN. Sekarang saya sedang berada di kamar, tenggkurep dengan dada disanggah oleh bantal, dan mata menatap pada layar notebook samsung 9”inch berwarna biru-putih. berusaha menghilangkan rasa bosan saya menjalani “HARI TENANG” yang diberikan oleh sekolah saya.
Hari Tenang. apa itu hari tenang??? gue dirumah malah ga tenang, galau mau ngapain sumpah, belajar kagak, bengong iya -_____-“ 
hari tenang yang benar sebaiknya dipakai untuk mengulang pelajaran yang nanti akan di UANkan agar siswa lebih percaya diri dalam mengerjakan soal, hari yang dipakai buat mengerjakan soal-soal prediksi UAN, biar kita lebih hatam sama jenis jenis soal.
tapi yang terjadi sama saya sekarang ini tidaklah demikian, bangun dari tidur pikiran belum tertuju pada UAN, yang harus belajar atau mengerjakan ulang soal soal, otak masih kosong, dan saya hanya duduk didepan tv, sambil menunggu perut lapar lalu sarapan. MADESU SEKALI -0-“ 
walaupun sesekali saya termotivasi dengan melihat  status bb teman saya yang memasang tulisan H-5, H-4, H-3 dst.. gila man diitungin gitu! saya menjadi teringat untuk belajar. walaupun memang hanya beberapa jam saja waktu yang saya pakai untuk mengerjakan soal soal. tetapi daripada enggak sama sekali iya kann???
masih mending dalam satu hari saya ada beberapa jam untuk belajar, seperti sekarang ini hari ini saya sama sekali belum menyentuh kertas soal, bangun tidur, duduk depan tv, makan, duduk depan tv lagi, masuk kamar dan tertidur lagi. astagaaa -_-” hha. sorenya pun saya malah pergi ke mall
that’s so teribble day, tanpa beban sekali saya menjalani hari ini, tidak ada rencana, hanya mengalir mengikuti arus -,-
next no more like this day! setiap hari sebaiknya kita harus merencanakan apa yang harus kita lakukan, agar hari-hari yang kita jalani menjadi lebih berwarna dan tidak membosankan. karna jika kita hanya melakukan hal yang tak berguna, untuk apa kita hidup? Mati saja. Jangan sampai mati segan, hidup tak mau.   

Minggu, 25 Desember 2011

Merry Christmas 2011
May this christmas can make a better life for us
Jesus bless us :)

 FELIZ NAVIDAD!!!!! :D

Christmas doesn’t need a bow. It only needs to come from your heart. –Cinderella

Merry Christmas all :*




Minggu, 28 Agustus 2011

*unforgettable moment with my friends

Hi! Kali ini gue bakal cerita tentang temen-temen sepermaianan gue. Pertemanan kita berawal dari bangku smp tepatnya di SMP. Strada St. Maria. Gatau gimana caranya kita bisa jadi kekumpul jadi 4 orang ini, hha. Mmm oke gue bakal ceritain sedikit tentang saya dan teman sepermaianan saya

Pertama gue kenalin dulu aja kali ya, personilnya :P

nama gue Danielisa Putriadita. Cita-cita: dibidang Komunikasi.


"Gue punya temen-temen smp yang sampe sekarang kita masih berhubungan baik. Dan mereka menjadi menarik untuk gue dokumentasikan di blog gue ini."





Lia hartono. Cita-cita: dokter/ yang berhubungan dengan pariwisata (masih galau).

Dia ini orang yang paling deket sama gue diantara temen-temen gue yang lain (sebenernya karena rumahnya sih, yang deket). Dia ini menurut gue cewek yang pintar, optimis dan baik, kebukti dia dapet beas
iswa program pertukaran pelajar. Hebat kan? Hhe. Jadi dia sekarang ada di Jamsvile, New York selama 1 tahun waktu gue nulis ini tulisan. ini foto waktu gue webcam-an Tangerang-New York. Jadi pas, gue dan teman-teman gue yang lain kuliah, dia masih sekolah.ahahaha kasian. *bangga. Tapi lia lo tetep keren!. Waktu lia mau berangkat ke Amrik kita semua dateng ke Bandara buat nganterin dia, dan sherenlah yang paling kejer nangisnya. Liaa cepet balik yaaa..We miss u so much :* liat deh, matanya pada sembab *nangis.

Desy Lasterina Simarmata. Cita-cita: dibidang sistem infor
masi
Yang ini namanya Desy Lasterina Simarmata. Dia ini orang batak, hha. Desy anaknya baik,imut-imut gitu kalo ngom
ong, hha. Dia ini pemilik rambut paling bagus, indah, halus se-Tangerang *hha lebay. Tapi beneran rambutnya selalu bagus, tiap abis keramas pasti diblow *iya, kan Des? Maklum Desy ini mamanya punya salon kecantikan. Oh iya, pernah dulu pas smp kita berempat ngerjain salonnya Desy, tapi gak berhasil. Jadi ceritanya waktu itu kita berempat lagi ada disekolah pas istirahat kalo ga salah, terus kan disekolah kita ada telepon koin, gatau ide dari siapa tiba-tiba kita berencana untuk menelpon salonnya Desy, dan waktu itu kita ngerjaian dengan pesen dandanan buat acara pernikahan adat papua *kalo gak salah ini ide sheren deh. Wkwkwk dodol banget. Dan waktu itu gue yang disuruh ngomong. Pas nyambung belom selesai ngomong gue udah gak tahan nahan ketawa dan akhirnya telpon gue tutup, enggak jadi ngerjain deh. Tapi belom ngerjain aja kita waktu itu udah bahagia bener kayaknya malah ketawa-ketawa sendiri *hha dasar anank smp. Oh iya, lu kalo ngeliat desy ketawa pasti lo juga bakal ikutan ketawa. Soalnya ciri khas dia, yaitu ketawanya yang mirip kayak suara anjing laut. Ahahah yampun des kok, bisa kayak gitu sih, hha. Desy ini jago main keyboard. Sekarang dia aktif digereja sebagai organis. GBU all, hha.

Sharon Regina Sukarta. Cita-cita: dibidang design grafis/interior.
Yak, ini adalah Sharon Regina Sukart
a. Ini dia kepala suku kita, hha :P. Sheren yang gue liat tu anaknya lebay, lucu, baik tapi creative. Dia sekarang ngefans banget sama pemain bass Barry Likumahua. Sheren itu kalau udah ngefans, ya berarti dia beneran ngefans dan suka banget. Kan, kita biasanya kalo ngefans, suka kayak Cuma suka sebentar aja gitu ga sepenuh hati, nah kalo sheren tu beneran sepenuh hati,hha. Sampe-sampe disetiap Barry manggung dia pasti sebisa mungkin dateng walaupun tempatnya jauh dan harus naik taxi sendirianpun dibela-belain sama dia, hha. Pas Barry ulang tahun juga sheren bikinin hadiah kesukaannya (elmo). Hadiahnya itu juga sheren sendiri yang buat, jadi ada boneka elmo kecil yang berwajah Barry, sumpah lucu banget. Sher, lu emang creative! Hha. Tapi emang perjuangan sheren yang ngefans sama Barry berbuah manis, dia sekarang udah pernah ketemu sama Barry. bahkan yang gue liat kayaknya mereka udah bertemen deket. Hha congratulations!. Sheren paling benci sama yang namanya kucing. Jadi setiap kita makan di banjar yang di tenda-tenda kan pasti banyak kucing tuh. Dia pasti gak tenang makannya.

Oh iya, sheren juga dulu pernah les gitar, tapi ga diterusin lagi. tapi kebanyakan orang kayak gak percaya kalo sheren bisa main gitar. Nih, sheren pernah nulis di twitternya “Tiap pada ke kamar gue dan liat ada gitar pasti lgsg nanya "gitar siapa?" Seakan gak kepikiran kalo itu gitar gue -_-. Dan kalo gue bilang "gitar gue" pasti! Langsung bilang! "Emang lo bisa main gitar?" Seakan tampang gue gak meyakinkan -_-. Dan kalo gue bilang "iya gitar gue, gue emg udah lama main gitar" pasti pada langsung ngeliat gak yakin sambil blg "ooooh" -___-.Yang bisa main gitar gak harus cowo dan gak harus cewe boyish kan? Ơ̴͡.̮Ơ̴͡.” tapi gue percaya kok kalo sheren bisa main gitar, hha.


MASA-MASA ALAY
Hahahah, masa alay menurut gue pas kita SMP. Sekarang emang keliatannya alay, tapi pas dulu, kita berasa keren ngelakuinnya hhha.

DUFAN
Kita dulu pernah ke Dufan berempat, eh salah bukan berempat deng, tapi berlima sama kak dos, sodaranya Desy. Ngapain kak dos ikut? Biasalah Desy tu, ga boleh pergi jauh-jauh (yampun Dufan JAUH???) sama Om Poster (bopkapnya Desy), jadi waktu itu Desy boleh pergi ke dufan tapi ditemenin kak dos,ahahah. Yampun dasar anak SMP.*kocak. Disana kita Cuma naikkin sedikit wahana. Begayaan anak smp ke dufan sendiri jadinya kita kebanyakan enggak berani naik wahana yang serem-serem.
Foto foto pas di dufan (liat deh editannya *gak nahan )

PERPISAHAN SMP
Yak, perpisahan sekolah kita emang biasa banget, acaranya Cuma disekolah aja. Tapi gue berempat, mmm tepatnya gue,lia, dan sheren yang paling hebring sendiri nyiapin baju buat perpisahan. Kita bertiga nyari baju dress ke lippo *sumpah niat banget, dasar anak smp.hha. abis nyari baju, pas siang harinya sebelum perpisahan tau gak? Kita ke salon dulu lohhh. Ahahah buat ngeblow rambut ckckck. Disaat-saat kita udah selesai dari salon dan mau berangkat. Tiba-tiba sheren ga mau ikut perpisahan, gara-gara dia gak pede sama bajunya. Jadi waktu itu dia dapet telpon kalo temen-temen yang lain pada pake baju biasa aja. Dan waktu itu ada juga isu yang beredar kalo ga boleh pake dress, Wadooooooohhh. Gubrakk! Ini kita udah siap banget kayaknya. Hha tapi waktu itu gue sama lia berhasil ngebujuk sheren dan akhirnya kita berangkat juga ke acara perpisahan. Nyampe disana, yaudah kita bertiga sok sok pede aja, pake dress sendirian hahah*gokil
Foto foto perpisahan

AND NOW
Kita berubah jadi cewek-cewek cantik yang pintar, hebat, kreatif, multitalenta, bisa apa aja, pede, gak galau mulu *loh? * :P

Semoga kita dimasa depan bisa sukses semua, dan kita masih berhubungan, jangan loss contact ya, hha :P Amien.thanks

Minggu, 21 Agustus 2011

love life ???

Cinta ???

Cinta. Ada yang tau cinta itu apa? Ada yang bilang cinta itu adalah sesuatu hal yang sangat membahagiakan. tapi cinta juga bisa berubah jadi sesuatu yang menyedihkan. jadi apa cinta itu sebenernya??
Umur gue menginjak 17 tahun. Duduk di bangku SMA hal- hal yang menyerupai “cinta” sering gue alami. Terutma bagi anak cewek kayak gue. Masa masa sekarang ini adalah masa dimana cewe paling mikirin banget penampilan. Buat apa? Apa lagi kalau bukan buat menarik perhatian cowok. Umur umur segini menurut gue paling penting untuk berpenampilan “cantik”, enggak Cuma buat menarik perhatian cowok aja, tapi biar kita pede aja sama diri kita sendiri. Pede ini penting loh, buat masa depan. Hha :P

Di masa remaja banyak banget yang berubah. Dulu gue enggak pernah mikirin penampilan. Sekarang itu jadi hal yang penting bagi gue. Sekarang gue jadi sering banget ngaca. Gatau kenapa kalau belom ngaca gue bisa ga pede seharian. Agak lebay emang.

Enggak Cuma penampilan aja yang berubah. Pergaulan sekarang juga berubah, terutama sama teman cowok. Cowok jadi sesuatu hal yang menarik bagi kita para cewek. Banyak temen temen gue yang udah pada pacaran. Gue sempet mikir, perlu gak sih pacaran? Gue rasa perlu. Masa ia masa SMA lu enggak pernah pacaran??? Selagi ada cowok yang suka sama kita, dan kita juga suka, kenapa enggak kita coba??

Hal itu pun sempet terjadi sama gue. Gue sempet pacaran hampir setahun. Cowok gue yang pertama ini, tipe cowok yang juga masih belum terlalu berpangalaman dalam hal berpacaran *menurut gue*. Mungkin dia masih ingin tau bagaimana pacaran itu. Sama dengan gue. Alhasil karena enggak dilandasi oleh cinta *ididih bahasa gue berat bener* hubungan gue putus gitu aja. Setahun gue pertahankan hubungan cinta monyet gue ini. Sampai akhirnya kita putus. Saat itu gue yang mutusin. Hha alasannya karna mungkin gue udah bosen aja kali, lagian selama pacaran juga kita enggak nunjukkin perkembangan apa- apa. Semua berjalan biasa aja. Mungkin karna ini pertama kalinya gue pacaran makanya gue masih belom bisa memperlakukan cowok itu yang kayak gimana. Jadinya biasa-biasa aja deh.

Awalnya dia enggak setuju putus, tapi lama kelamaan dia juga enggak nunjukkin sifat kalo pengen balik lagi sama gue, malah sempet hubungan kita jadi dingin. Sumpah kayak orang yang enggak pernah kenal. Tapi sekarang kita berdua udah biasa aja. Dan hidup kita juga udah masing masing.

Lanjut setelah gue jomblo, gue lega banget hha. Gatau kenapa.
Tapi lama kelamaan males juga sendirian. Saat ada beberapa cowok *ciee ceritanya banyak nih hha :P* yang berusaha dekat sama gue, gue ladenin aja itung -itung nambah temen, nambah relasi.

Tapi setelah lanjut, hubungannya semakin deket kebanyakan dari mereka berharap hubungan kita berkembang dari temen jadi pacar. Hhahah di sini gw mikir pengalaman pertama gue pacaran, bener bener ngeberi gue pelajaran, kalo pacaran itu perlu ada yang namanya “cinta”. Tapi padahal gw sendiri sampai sekarang belom tau cinta itu apa sih sebernya. Jadi gue memutuskan untuk sekarang ini enggak berpacaran dulu sampe gue bener-bener siap hati dan mental, dan ngerti apa sebenarnya itu pacaran, sayang, cinta, care, jalan, nedate, putus, kangen, cemburu dll.

Sebenernya kapan sih, kita bisa ngerti yang namanya cinta? Banyak cowok yang ngedeketin, kita seneng, kita deket sama mereka tapi sebenernya kita udah pantes belom sih, untuk menjalin hubungan? *pacaran*? Apakah kita udah cukup dewasa untuk ngerti hal -hal yang kayak gitu??

Gue rasa sekarang gue belom cukup dewasa untuk urusan itu.banyak cowok ngedeketin. Apakah sekarang sudah saatnya untuk gue menanggapi mereka? Hmmm masih terpikiran oleh gue. Lebih baik kalau belom yakin ya jangan dijalanin, mending temenan aja dulu. Lagian kalau temenan kan enggak ada kata putus. Paling enggak kita mesti bener-bener ngerasa yakin dan pantes untuk menjalani hubungan itu.

Lagu dari Gita Gutawa yang berjudul Apa Kata Bintang bener -bener member inspirasi bagi gue untuk nulis tulisan ini. Lagu itu pas banget sama cewek-cewek remaja yang mulai mengerti apa itu cinta…

Gita Gutawa-Apa Kata Bintang

Ku tak tahu apa yang terjadi
Pada hatiku ini
Takku mengerti
*ada sesuatu yang mengusik hati gue, yang enggak gue ngerti *abstrak

Getar ini belum pernah ada
Tak pernah kurasakan
Slama ini
Malu-malu aku mengakuinya
Karena aku kini belum dewasa
*baru pertama gue rasakan sebelumnya enggak pernah kayak gini, setelah gue menginjak remaja

Reff:
Berjuta cahaya datang padaku
Menari denganku
Nyanyikan lagu tentangnya
* banyak cowok yang berusaha dekat dengan gue, gue juga seneng dekat dengan mereka

Duhai bintang mungkinkah yang kurasa
Apakah sudah saatnya
Untukku menyukainya
*ketika mereka sudah semakin dekat, gue mulai bingung apakah sudah saatnya untukku menyukainya ?

Sekarang ku sering melamun
Dan juga kusenang bercermin
Oh mengapa ini
*hal ini terjadi juga sama gue ahahaha

Rabu, 23 Juni 2010

hape gw ilang

Handphone gw Ilang

Selasa, 23 Juni 2010 ketika gue sedang menemani Sharon dan Lia untuk mencetak foto, hape gue ketinggalan di studio dan akhirnya menghilang !

Jadi ceritanya, waktu gw menemani Sharon dan Lia mencetak foto gue tidak memakai celana sedengkul yang berkantong gw yang biasanya gw pake, alhasil gw hanya make celana pendek yang biasa gw pake di rumah dan celana itu tidak ada kantongnya, berhubung gw keburu-buru juga karena gw udah ditinggal sendirian di atas, gw langsung aja ngambil hape dan menyusul mereka. Selama perjalanan hape gw genggam aja.

Setibanya di studio, ternyata foto tidak bisa langsung jadi, kita harus menunggu 30 menit. Ya, sudah kita nunggu sambil bercanda-canda dengan berfoto-foto dan memakai kutex warna shocking pink! Termasuk Lia juga, yang selama ini membenci warna pink, ternyata mencoba juga kutex berwarna ngejreng pink ini. Sampai akhirnya, kita pulang dan gw masih belum nyadar kalo hape gw ketinggalan! Bodohnya gw. OMG

Setelah beberapa menit kemudian gw baru inget kalo hape gw enggak ada dan berarti ketinggalan di studio tadi. Gw bertiga langsung ke Studio dan sesampainya disana hape gw sudah enggak ada! Shit! Gw udah tanya tu ke pramuniaga disana tapi mereka enggak tahu, gw percaya karena enggak mungkin kalau dia yang ngambil, kalaupun dia ngeliat ada hape ngegeletak pasti udah disimpan, siapa tahu pemiliknya balik buat nyariin.

Tapi gw curiga dengan pelanggan yang masih ada di studio ketika gw dateng untuk nyari hape gw. Mereka tuh mukanya kayak pura-pura kaget gitu, jelek banget aktingnya, tapi tetap gw enggak sadar, karna gw masih panik nyari hape gw yang ilang.
Yahh hape gue ilang gitu aja, karena kecerobohan gw. Dan yang gw pikirin bukan hape gue yang ilang, tapi karena gw juga udah bosen sama hape itu. Tapi gimana respon bonyok gw kalau mereka tau hape gue ilang karena kecerebohan gw, mampus gw..tapi sayang juga sih itu hape gw beli pake sebagian uang yang gw kumpulin.haahhhh..

Sesampainya di rumah gw langsung nelpon nyokap yang lagi kerja, gue bilang dan minta maaf. Untung aja nyokap enggak ngomel-ngomel. Dia cuman nanya gimana ceritanya dan bilang ”ya sudah”.

Gue enggak mau kejadian kayak gini terjadi lagi. Cukup ini yang pertama dan terakhir kali. Gue mesti inget, gw mesti waspada. Nah, bagi yang hapenya enggak mau hilang, harus lu pengang terus tu hape dan jangan pernah naro sembarangan, kalo perlu kalo lu pergi-pergi usahakan pake celana yang ada kantongnya biar tu hape selalu ada di kantong. Trus kalo emang ketinggalan di suatu tempat, buru-buru deh ketempat itu lagi. Dan lu tanyain dah tu, kalo perlu lu preksa semua orang yang ada disitu. Jangan sampe lupa!
Semua musibah pasti ada hikmahnya. :)